Tujuan Untuk mengevaluasi efektivitas dan keamanan gel natrium hyaluronat medis pada pencegahan adhesi pasca operasi setelah operasi perut dan pelvis di Departemen bedah umum, dan mendiskusikan nilai praktis klinisnya. Metode Total 521 pasien yang menjalani operasi panggul dan perut dipilih dan secara acak dibagi menjadi kelompok eksperimen (263cases) dan kelompok kontrol (258cases). Gel sodium hyaluronate digunakan dalam kelompok eksperimen untuk melapisi daerah operasi dan bagian yang berdekatan, tetapi tidak dalam kelompok kontrol. Setelah operasi, data yang tercatat dianalisis secara statistik. Hasil Dalam kelompok eksperimental: waktu rata-rata untuk pengeluaran tinja (19,8 ± 1,7) h, jumlah leukosit meningkat: 8,0% (21cases), pemeriksaan fisik dengan rasa sakit dan ketidaknyamanan: 6,8% (18cases), adhesi pasca-operasi: 16 kotak termasuk 3 kasus tipe Ⅰ dan 13 kasus tipe Ⅱ . Pada kelompok kontrol: waktu rata-rata untuk pengeluaran tinja (37,1 ± 3,6) jam, peningkatan jumlah leukosit: 40,7% (105 kasus), pemeriksaan fisik dengan nyeri dan ketidaknyamanan: 24,0% (62cases), adhesi pasca-operasi: 94 kasus termasuk 39 kasus tipe Ⅰ dan 55 kasus tipe Ⅱ . Kesimpulan Gel natrium hyaluronate dapat menurunkan risiko pembentukan adhesi pasca operasi, mengurangi kejadian infeksi pasca operasi, nyeri, ketidaknyamanan dan gejala lainnya. Ini layak untuk aplikasi klinis dan promosi.
Referensi dari Chinese Journal of General Practice
Penulis: Gu Qiu-zhong, Rumah Sakit Rakyat Pertama di Pinghu, Zhejiang, China.







